Persiapan Pemeriksaan Pajak yang Wajib Diketahui

Persiapan Pemeriksaan Pajak penting diketahui dan disiapkan sebaik mungkin. Seperti yang diketahui, pajak adalah salah satu hal yang penting baik bagi negara maupun rakyatnya. Dari pajak, negara mendapatkan penghasilan sehingga bisa mensejahterakan rakyat. Namun sayangnya, perpajakan di Indonesia masih sering ada masalah menjadi salah satu sumber pelanggaran pajak membuat pemerintah harus mengadakan pemeriksaan pajak. Persiapan pemeriksaan pajak perlu diketahui dengan baik oleh Wajib Pajak, agar kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar.

Persiapan pemeriksaan pajak cukup penting, namun ini terkadang terabaikan karena masyarakat panik setelah mendengarnya. Padahal jika tidak melakukan kesalahan tentu tidak perlu khawatir, cukup lakukan persiapan dengan baik agar nanti tidak ada masalah selama pelaksanaan pemeriksaan. Selama ini seringkali persiapan ini disepelekan oleh para wajib pajak.

Apa Itu Pemeriksaan Pajak?

Pemeriksaan pajak adalah kegiatan yang dilakukan oleh petugas Direktorat Jenderal Pajak dalam menghimpun hingga mengolah data dan semua bukti terkait perpajakan secara objektif sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. Ini perlu dilakukan untuk mengurangi pelanggaran dan mengontrol kepatuhan pajak.

Banyak sekali tujuan secara mendetail dari pemeriksaan pajak ini, seperti mengetahui ada tidaknya lebih bayar SPT, kerugian SPT, keterlambatan, hingga penggabungan serta rencana akan meninggalkan Indonesia secara permanen. Semua itu akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan pajak.

Untuk jenis pemeriksaan pajak sendiri ada dua, pemeriksaan lapangan dan kantor. Mari simak ulasan tentang jasa pendampingan pemeriksaan pajak:

1. Pemeriksaan Lapangan

Pemeriksaan lapangan ini dilakukan pada tempat usaha atau tempat bekerja Wajib Pajak terkait beserta tempat lain yang juga berkaitan dengan usaha WP tersebut. Di sini ada beberapa kewajiban Wajib pajak yang harus diperhatikan

2. Pemeriksaan Kantor

Untuk jenis pemeriksaan pajak yang kedua ada pemeriksaan kantor, artinya kegiatan pemeriksaan dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Pajak atau Pelayanan Pajak setempat. Bagi wajib pajak yang mendapatkan pemberitahuan akan menjalani pemeriksaan pajak jenis ini, maka perlu persiapan pemeriksaan pajak yang sesuai.

Persiapan Pemeriksaan Pajak

Dari penjelasan di atas terlihat kalau ada banyak persiapan pemeriksaan pajak yang perlu dilakukan wajib pajak. Selain menyiapkan dokumen yang terkait masalah pajak, Wajib Pajak juga perlu mempersiapkan hal lain, seperti:

1. Persiapkan Diri 

Saat menerima surat pemberitahuan akan ada pemeriksaan pajak, persiapkan diri dengan baik. Tenangkan diri dan jangan merasa panik berlebih. Kondisi mental yang tidak stabil akan mempengaruhi jalannya pemeriksaan pajak. Hal utama yang perlu dilakukan adalah menenangkan diri agar siap untuk menjalani pemeriksaan.

2. Menanyakan Surat Tugas

Wajib pajak harus teliti dan jeli ketika ada orang yang datang sebagai petugas pemeriksa pajak. Jangan ragu untuk menanyakan Surat Tugas Pemeriksaan kepada petugas. Ini sudah menjadi hak dan prosedur dari kegiatan pemeriksaan. Jika petugas tersebut tidak bisa menunjukkan surat tugasnya maka Wajib Pajak berhak untuk menolak dan meminta petugas kembali dengan surat tugas.

3. Periksa Kartu Anggota

Selain memeriksa surat tugas, ada juga hal lain yang penting yaitu kartu anggota petugas. Ini adalah cara untuk antisipasi. Saat ada petugas pemeriksa datang langsung saja minta surat tugas beserta kartu anggotanya. Bila perlu lakukan dokumentasi agar bisa menjadi bukti kuat misalnya ada masalah pada pemeriksaan pajak yang dilakukan petugas tadi. Ini termasuk kepentingan keamanan yang harus diperhatikan setiap wajib pajak, khususnya yang menjalani pemeriksaan lapangan.