Perbedaan Kokain dan Shabu dari Segi Efek

Narkoba merupakan sejenis zat adiktif yang sangat berbahaya untuk tubuh. Pengertian dari narkoba sendiri dapat diartikan sebagai sebuah zat buatan yang bisa memengaruhi pikiran, kondisi kejiwaan, perilaku, dan perasaan seseorang yang mengonsumsinya. Melansir dari sebuah laman milik BNN, narkotika atau narkoba juga bisa diartikan sebagai obat atau zat yang bersifat sintetis, alamiah, ataupun semi sintetis yang bisa menimbulkan sebuah efek halusinasi, daya rangsang serta penurunan kesadaran.

Obat-obatan tersebut juga akan bisa menimbulkan efek kecanduan jika pemakaiannya dilakukan secara berlebihan. Sebenarnya pemanfaatan dari zat-zat tersebut bisa digunakan sebagai suatu obat untuk menghilangkan rasa nyeri dan juga akan mampu untuk memberikan rasa tenang bagi penyakit yang tertentu. Tetapi, ada beberapa kalangan yang kerap sekali menggunakan obat atau zat yang satu ini dengan tujuan yang lain, sehingga akan menimbulkan sebuah efek yang cukup buruk untuk kesehatan.

Karena narkotika ini merupakan jenis dari obat-obatan yang cukup terlarang, para pengguna yang menyalahgunakan zat yang satu ini juga terancam terkena sebuah sanksi hukum. Oleh karena itu, penting sekali untuk semua orang bisa mengetahui tentang jenis-jenis dari obat terlarang ini berserta dengan efek sampingnya untuk kesehatan. Pada artikel kali ini kami akan memberikan kalian perbedaan shabu dan Kokain dari segi efek samping yang bisa diberikan oleh keduanya.

Pengertian

Sebelum kalian akan mengetahui efek samping dari Kokain dan juga Shabu, ada baiknya kalian terlebih dahulu harus bisa mengetahui tentang pengertian dari keduanya.

Kokain merupakan sebuah stimulan kuat yang sudah diekstraksi dari sebuah daun yang bernama Erythroxylon coca atau yang sering dikenal juga sebagai daun koka. Daun ini sendiri banyak sekali tumbuh di bagian negara Amerika Selatan seperti misalnya, Bolivia, Peru, serta Colombia, selama berabad-abad lamanya daun ini sering sekali digunakan untuk mengatasi sebuah penyakit ketinggian dan juga bisa meningkatkan energi di banyak sekali suku asli negara Amerika Selatan.

 Sabu-sabu atau metafetamin adalah salah satu dari sekian banyaknya jenis obat-obatan yang terlarang. Sabu-sabu sendiri lebih dikenal sebagai sebuah obat stimulan yang mempunyai efek adiktif yang cukup tinggi, menurut Drug Abuse sebenarnya zat yang satu ini dilegalkan suatu lembaga pengawas obat-obatan Amerika atau FDA. Selian itu, metafitamin juga digunakan untuk membuat sebuah obat terapeutik yang biasanya diresepkan untuk sang penderita narkolepsi, obesitas dan juga ADHD.

Efek Samping

Kokain sendiri merupakan stimulan kuat yang bisa memengaruhi fungsi otak. Inilah mengapa kokain bisa mengubah cara berpikir, suasana perasaan, dan juga perilaku dari para pemakainya. Biasanya efek kokain akan bisa muncul segera setelah seseorang menggunakannya, bahkan hanya dalam dosis yang terbilang kecil yaitu kurang dari 100 miligram saja itu sudah bisa membuat para penggunanya. Zat yang satu ini juga bisa digunakan dengan banyak sekali cara dari mulai diisap, dihirup, disuntikan, dan juga oral atau diminum secara langsung.

Efek samping dari sabu-sabu ini bisa menyebabkan sebuah perubahan fungsional dan juga struktural yang ada pada otak sehingga nantinya akan menyebabkan gangguan memori serta emosi. Efek sabu-sabu juga sangat buruk sekali untuk kesehatan, sabu-sabu sendiri mengandung banyak sekali zat yang buruk untuk tubuh manusia. Dilansir dari sebuah media sabu yang dibuat dengan cara ilegal itu biasanya mengandung kafein yang cukup tinggi, talk serta racun yang lainnya.