Bikin video kamu like a real movie pake efek-efek ini

Kamu anaknya bioskop banget atau suka nonton film dari berbagai platform online? Kalau iya, wajarnya sih, kamu terbiasa dengan tampilan rapi yang udah di-retouch sana-sini. Bahkan untuk kelas dokumenter yang seolah ala kadarnya pun, seringkali kita temukan film yang tetap aja butuh editan. Ya, nggak?

Nah, kalo kamu lagi belajar video editing atau baru mau ikut kursus video editing dan pengen bikin video cinematic yang enak ditonton kayak di film-film, ada efek yang bisa kamu ulik nih.

Offset

Efek sederhana ini emang kelihatan biasa banget, tapi jangan salah, justru karena kesederhanaannya itu, offset cocok dipake buat berbagai macam transisi. Dari pergantian pagi ke malam atau sebaliknya, setting lokasi video yang keliatan nggak nyambung, sampe nyelipin iklan, cocok pake efek yang satu ini.

Fade to Black dan Fade To White

Ini juga efek standar yang nggak main-main faedahnya. Kamu bisa pakai transisi fade to black atau fade to white untuk perpindahan gambar terang ke gelap atau sebaliknya. Kamu pun bisa memasukkan titel, supers, atau teks iklan, adlibs, dan sebagainya di sini biar penonton makin fokus sama pesan yang mau disampaikan.

Camera Blur

Bikin efek blur dengan kontras yang baik kayak editor profesional meskipun kamu baru mau mulai kursus video editing bisa dilakukan pake bantuan camera blur. Efek ini cocok untuk menciptakan kesan fokus pada objek tertentu.

Dissolve

Doyan nonton film bertemakan fantasi atau science fiction? Efek ini kerap dipakai untuk ngasih kesan magis yang dramatis saat transisi satu frame ke frame lain, maupun perubahan objek dengan bantuan green screen.

Slow Motion

Kayaknya ini salah satu efek favorit sepanjang masa, ya? Slow motion digunakan untuk memperlambat suatu adegan untuk nambahin kesan dramatis pada adegan tertentu. Pastikan video yang dibikin minimal pake 25fps, ya. Makin banyak framenya, makin detil gambar saat efek slow motion kamu gunakan.

Flare

Ini adalah efek pantulan atau pendar cahaya yang bisa nambah kadar estetika pada video yang kamu edit. Jadi lebih manis dan ada sedikit sentuhan magis, gitu. Bisa kamu pakai untuk adegan romansa, sunrise atau sunset, temaram cahaya lampu malam, dan sebagainya.

Ultra Key

Kamu bisa pake ini buat ganti background video green screen. Tinggal pilih objek yang mau di-keep, ganti latar sesuai yang kamu mau, deh. Pastiin pencahayaan udah oke biar motong bagian yang mau dibuang lebih mudah dan presisi.

Sequence Setting

Biar nggak pusing nentuin rasio video, kamu bisa langsung cari template di sequence setting. Untuk nambahin efek cinematic yang ada di bioskop atau TV Ultra HD zaman sekarang, biasanya pake standar perbandingan 16:9.

Color Grading

Yang satu ini hukumnya wajib banget untuk bikin video dengan efek cinematic. Kenapa? Biar video atau film pendek yang kamu bikin atau edit nggak belang-bonteng warnanya. Ada berapa macem jenis color grading yang sering dipake movie maker beserta fungsinya? Kamu bisa kursus video editing bareng Pixel Ninja by Kuncie buat dapetin ilmu langsung dari ahlinya. Saran nih, kalo kamu juga merangkap videografer, set kamera dengan warna flat, biar coloringnya lebih gampang.

Sound

Mau video kamu lebih hidup dan kaya rasa? Beri sentuhan tambahan dengan aspek audio pendukung. Ada beberapa macam kebutuhan sound yang perlu kamu ketahui saat belajar video editing biar hasilnya makin cinematic. Misalnya: Low-pass, scoring musik, dan foley. Ketiga aspek ini bisa menghidupkan suasana sampe bikin suatu adegan terdengar nyata.

Apa sih low-pass, scoring, dan foley itu? Kenapa juga audio ini dianggap cukup krusial untuk bikin efek cinematic dalam video? Mending langsung belajar dan tanya ke ahlinya bareng Pixel Ninja by Kuncie biar ilmu kamu nggak setengah-setengah. Cek infonya ke www.pixelninja.id ya!